Cara Meditasi – Bagi sebagian besar orang, padatnya rutinitas atau aktivitas sehari-hari juga  bisa menjadi pemicu terjadinya stres. Sebuah kondisi yang tentu tidak boleh disepelekan karena bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik. Karenanya, penting bagi Anda untuk bisa mengelola stres agar kualitas hidup menjadi lebih tenang dan nyaman. 

Salah satu aktivitas positif yang bisa dilakukan adalah dengan meditasi. Meditasi sendiri merupakan teknik relaksasi yang bertujuan melepaskan pikiran dari berbagai hal yang membebani. Tak hanya itu, meditasi juga bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot dan kelelahan. 

Bahkan, jika dikombinasikan dengan pengobatan medis konvensional, ini bisa mengatasi kondisi kesehatan tertentu, seperti insomnia, nyeri, masalah pencernaan, gangguan penyakit jantung, hingga kanker. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa meditasi bisa mengaktifkan gelombang Gamma yang ada di otak sehingga latihan ini mampu meningkatkan konsentrasi, kesadaran, ingatan, dan produktivitas. 

Secara sederhana, teknik ini bisa dilakukan dengan duduk tenang sembari memejamkan mata dan mengatur pernapasan. Lakukan setidaknya sekitar 10-20 menit, hingga pikiran menjadi lebih tenang dan relaks. Lebih detailnya, berikut cara meditasi yang benar bagi pemula yang bisa dicoba! 

1. Mengatur Tempat

Meski pada dasarnya meditasi bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, namun untuk pemula ada baiknya dilakukan di tempat yang tenang. Ini penting agar Anda lebih bisa memusatkan pikiran dan menjernihkannya. Pastikan tempat tersebut telah terbebas dari hal-hal yang berpotensi mengganggu konsentrasi, seperti bunyi kendaraan, suara TV/Radio, atau bahkan dering ponsel. 

Jika dilakukan di rumah, jangan lupa beritahu pula anggota keluarga lain agar tidak terlalu gaduh atau bising. Jika perlu, tutup semua pintu/jendela serta redupkan lampu dan nyalakan wewangian agar lebih mudah berkonsentrasi. Baru jika sudah terbiasa, Anda bisa melakukannya di mana saja, termasuk di  tempat yang ramai. 

2. Menetapkan Niat dan Tujuan

Secara umum, tujuan dilakukannya meditasi adalah untuk menjernihkan pikiran serta memberikan rasa relaks dari padatnya rutinitas sehari-hari. Namun, alangkah baiknya jika Anda menetapkan tujuan secara spesifik, agar proses pelaksanaan meditasi bisa lebih terarah dan terukur. 

Misalnya saja, Anda yang ingin meditasi dengan tujuan mengatasi stres atau trauma tentu akan berbeda dengan mereka yang hanya ingin membangun hubungan spiritual. Entah itu dari segi tata cara pelaksanaan ataupun intensitasnya. Begitu pun jika Anda melakukan meditasi untuk tujuan pengobatan dari berbagai keluhan penyakit, tentu harus dipadupadankan dengan ilmu medis. 

Jadi, tentukan terlebih dulu tujuan atau niat Anda, baru rancang dan lakukan meditasi sesuai kebutuhan. Adanya niat dan tujuan ini juga akan membuat Anda lebih konsisten melakukannya, karena ada sesuatu yang hendak dicapai. 

3. Mengatur Posisi Tubuh dengan Relaks dan Nyaman

Agar meditasi bisa berjalan lancar dan manfaatnya terasa maksimal, Anda tentu harus melakukannya dengan posisi yang tepat dan nyaman. Meditasi ini sendiri pada dasarnya bisa dilakukan dengan berbagai posisi, mulai dari duduk, berbaring, hingga berjalan. Namun, bagi pemula, posisi terbaik adalah dengan duduk tegak sembari memejamkan mata dan mengatur pernapasan. 

Bagi Anda yang memilih duduk di lantai, ada baiknya jika menggunakan alas berupa matras atau bantal duduk agar posisi tubuh lebih nyaman. Hal ini juga penting guna menjaga agar postur tubuh tetap tegak dan tidak membungkuk. Tak hanya itu, sebisa mungkin hindari pakaian yang terlalu ketat agar badan juga bisa lebih relaks.

Baca Juga: Ubah Insecure Jadi Bersyukur dengan Cara Mengatasi Insecure Berikut Ini

Ide Pokok “Into the Magic Shop”

James R. Doty

4. Mengatur Waktu

Penting pula bagi Anda untuk mengatur waktu meditasi. Bagi para pemula, sebaiknya lakukan teknik relaksasi ini dengan durasi pendek, yakni antara tiga-lima menit. Kemudian, jika sudah terbiasa, perlahan Anda bisa meningkatkan durasi per sesi, mulai dari 20 menit hingga satu jam bergantung pada kebutuhan dan kondisi. Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan alarm sebagai pengingat waktu. 

5. Menyingkirkan Pikiran Negatif dalam Diri

Hal penting yang harus diketahui dalam proses meditasi adalah pengaturan napas secara perlahan dan fokus pada penjernihan pikiran. Buang semua emosi negatif yang ada, dan pertahankan pikiran positif agar hati menjadi lebih tenang. Pada sesi ini, Anda juga bisa menyelipkan rasa syukur atas karunia Tuhan atau melakukan positif self-talk. Secara tidak sadar, energi-energi negatif pun akan keluar dan pikiran pun akan menjadi lebih tenang. Memanfaatkan informasi mengenai cara meditasi spiritual bisa jadi jalan lain untuk mendapatkan ketenangan pikiran.

6. Konsentrasi 

Setelah menjernihkan pikiran dengan membuang emosi dan energi negatif, Anda bisa memulai proses meditasi. Selama proses ini, usahakan Anda bisa fokus dan jangan biarkan pikiran mengembara atau memikirkan hal lain. Jika sewaktu-waktu ada hal lain yang mengganggu konsentrasi, usahakan bisa kembali fokus, entah itu pada pikiran atau setidaknya pada ritme napas yang masuk dan keluar dari tubuh. 

7. Atur Pernapasan dengan Benar

Terakhir, Anda harus paham bahwa salah satu kunci keberhasilan meditasi terletak pada pengaturan napas yang baik. Pertama, tarik napas dalam-dalam dari hidung hingga perut mengembang. Setelah itu, hembuskan secara perlahan. Coba praktikkan cara ini secara berulang, selama setidaknya dua menit, sampai tubuhmu terasa relaks. 

Saat menghela napas, coba rasakan bahwa energi negatif seperti stres atau berbagai pikiran mengganggu tengah terbuang. Sebagai gantinya, energi positif akan masuk ke dalam tubuh dan memberikan ketenangan. 

Setelah selesai sesuai durasi yang ditentukan, buka mata secara perlahan dan luangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri. Pada tahap ini, Anda bisa merasakan bahwa meditasi telah memberi dampak positif terhadap ketenangan pikiran dan emosi. 

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk untuk Hidup yang Lebih Baik

Nah, itulah beberapa cara melakukan meditasi untuk para pemula guna mengatasi stres dan penyakit. Namun, penting untuk dipahami bahwa meditasi tidak sepenuhnya bisa menggantikan metode pengobatan medis, melainkan hanya meringankan gejala yang dialami. Untuk hal ini pun, Anda dianjurkan untuk terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter atau psikolog guna mengetahui jenis meditasi yang cocok sesuai kondisi kesehatan.

Lebih jelasnya, Anda bisa mempelajari Noicebook berjudul Into The Magic Shop karya James R. Doty. Silakan terlebih dulu unduh aplikasi Noice melalui PlayStore atau AppStore, dan buka katalog konten audio Indonesia. Melalui Noicebook Into The Magic Shop ini, Anda akan dipandu untuk bisa melakukan meditasi dengan mudah dan benar. Yuk, tunggu apa lagi?

Ide Pokok “Into the Magic Shop”

James R. Doty