Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh – Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh. Kamu pun tidak perlu melakukan berbagai hal yang merepotkan dalam menerapkannya. Bahkan, kamu bisa mempraktikkannya secara praktis dalam keseharianmu. Mau tahu caranya? Simak selengkapnya di ulasan berikut. 

Mengapa Kamu Perlu Meningkatkan Metabolisme Tubuh?

Metabolisme sendiri merupakan sebuah proses pembakaran kalori yang masuk ke dalam tubuh untuk diubah menjadi energi. Supaya bisa menjadi energi, tubuh harus memecah nutrisi yang masuk agar lebih mudah untuk diserap.

Apabila seseorang memiliki metabolisme yang tinggi, maka proses pembakaran kalori dalam tubuh akan menjadi lebih banyak dan lebih cepat yang kemudian akan membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Namun apabila metabolisme tubuh rendah, hal tersebut dapat berisiko memunculkan berbagai masalah kesehatan di kemudian hari. 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan metabolisme tubuh agar terhindar dari gangguan metabolisme yang berpotensi menyebabkan penumpukan zat beracun dengan gejala serius.

Baca Juga: Fungsi dan Manfaat Protein Bagi Tubuh, Ternyata Sangat Penting, Lho!

Ide Pokok “The Diet Compass”

Bas Kast

Cara Meningkatkan Kemampuan Metabolisme Tubuh

Ada 10 tips sederhana terkait cara meningkatkan metabolisme tubuh, di antaranya adalah: 

1. Biasakan Mengonsumsi Protein

Makan dapat meningkatkan kemampuan metabolisme dalam beberapa waktu, dikenal sebagai thermic effect of food (TEF). Protein merupakan jenis nutrisi yang memiliki TEF tinggi. Oleh karena itu, kamu dapat meningkatkan kemampuan metabolisme dengan memperbanyak konsumsi protein. 

Lebih lanjut, protein menimbulkan efek perut yang lebih cepat kenyang. Dengan memakan protein lebih banyak, kamu bisa terhindar dari kebiasaan makan terlalu banyak. Selain itu, protein juga membantu meningkatkan kekuatan otot. 

2. Perbanyak Minum Air Putih

Kebiasaan berikutnya untuk mendorong peningkatan metabolisme tubuh adalah minum air putih yang banyak. Kamu dapat mencoba untuk menggantikan kebiasaan minum air gula dan menggantikannya dengan air putih. Lewat cara ini, kamu dapat sekaligus mengurangi calorie intake tubuh. 

Selain mengurangi calorie intake, minum air mempunyai manfaat seperti halnya protein dalam mempercepat metabolisme. Hal itu terbukti dalam sebuah studi di tahun 2013. Penelitian tersebut mengungkap kalau minum air 500 ml mampu tingkatkan metabolisme sekitar 30% selama 1 jam. 

3. Lakukan Olahraga dengan Intensitas Tinggi

Aktivitas high intensity interval training (HIIT) kamu lakukan dengan melakukan gerakan secara cepat dan sangat intens. Jenis olahraga seperti ini membantu kamu dalam membakar lemak lebih cepat lewat proses metabolisme yang meningkat. Alhasil, kamu bisa memiliki tubuh yang lebih sehat dengan latihan ini.

HIIT bisa kamu lakukan dengan berbagai jenis latihan. Kamu bisa memilih untuk melakukannya dalam bentuk lari cepat, bersepeda, lompat tali, dan lain-lain. Kamu bisa pula memilih untuk mengombinasikan berbagai gerakan. Selanjutnya, kamu juga perlu memperhatikan durasinya, berkisar antara 10 menit, 15 menit, hingga 30 menit. 

4. Angkat Beban Berat

Proses metabolisme pada otot jauh lebih aktif dibandingkan lemak. Oleh karena itu, kalau ingin meningkatkan metabolisme tubuh, pertimbangkan untuk melakukan latihan untuk melatih otot. Salah satunya adalah lewat olahraga angkat berat. 

Lebih lanjut, berbagai studi memperlihatkan kalau latihan otot mempunyai manfaat tak sekadar mendorong peningkatan metabolisme. Kamu juga akan memperoleh manfaat lainnya seperti mengurangi persentase lemak tubuh, massa total lemak tubuh, serta lemak pada bagian perut. 

5. Biasakan Melakukan Aktivitas dengan Berdiri

Kamu sering menghabiskan waktu dengan duduk seharian? Pertimbangkan untuk mengubah kebiasaan tersebut dengan memperbanyak posisi berdiri. Kamu perlu tahu kalau berdiri ternyata mampu membakar kalori lebih banyak dibandingkan duduk. Selain itu, pertimbangkan pula mengombinasikannya dengan berjalan kecil. 

Sebuah studi pada 2018 memperlihatkan beberapa fakta menarik terkait kebiasaan berdiri atau berjalan kaki. Kedua aktivitas tersebut mempunyai kaitan erat dalam menurunkan risiko kardiometabolik, lemak, tekanan darah sistolik dan diastolik, kolesterol, serta insulin.

6. Minum Teh Hijau

Cara meningkatkan metabolisme tubuh yang tidak kalah efektif berikutnya adalah minum teh hijau atau oolong tea. Teh hijau bisa membantu dalam mengubah lemak menjadi asam lemak bebas atau free fatty acid. Kombinasi teh hijau dengan aktivitas olahraga, dapat meningkatkan efektivitas pembakaran lemak dalam tubuh. 

Perlu kamu ketahui, teh hijau juga memiliki kandungan kalori yang sangat rendah. Jadi, kamu tidak perlu khawatir bertambah gemuk ketika mempunyai kebiasaan mengonsumsi teh hijau. Tubuh tetap langsung 

7. Makan Makanan Pedas

Senyawa capsaicin yang terkandung dalam cabai serta merica menimbulkan sensasi pedas di mulut. Ada kabar menarik bagi kamu yang mengaku sebagai pencinta makanan pedas. Kuliner favorit kamu yang mengandung senyawa capsaicin ternyata berdampak positif dalam meningkatkan metabolisme juga, lho!

Hanya saja, manfaat capsaicin dalam membantu proses metabolisme itu juga harus disertai terhadap ketahanan tubuh pada makanan pedas. Sebuah studi pada 2016 memperlihatkan, bahwa konsumsi makanan pedas dapat meningkatkan kemampuan metabolisme sekitar 10 kalori untuk setiap sesi makan. 

Sekilas, efek cara meningkatkan metabolisme tubuh dengan makanan pedas ini memang terlihat kecil. Namun, kamu bisa memperoleh manfaatnya secara signifikan ketika mengombinasikan metode ini dengan teknik lain yang mempunyai efek serupa. 

8. Minum Kopi

Kandungan kafeina dalam kopi memberi efek peningkatan metabolisme secara sementara dalam tubuh. Tidak hanya itu, kopi juga mempunyai manfaat mirip dengan green tea, yaitu mempercepat proses pembakaran lemak dalam tubuh. 

Hanya saja, kamu perlu tahu kalau manfaat kopi dalam meningkatkan metabolisme tidak bersifat independen. Ada faktor lain yang mempengaruhi. Contohnya, sebuah studi memperlihatkan kalau kafeina dalam kopi efektif membakar lemak pada orang yang jarang berolahraga. Dampak serupa bakal berbeda ketika dilakukan oleh seorang atlet.

9. Istirahat Malam yang Nyenyak

Kurang tidur merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan risiko obesitas. Orang kurang tidur bakal berpengaruh negatif pada kemampuan metabolisme tubuh. Di samping itu, kurang tidur juga kerap berkaitan erat dengan penyakit diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, usahakan untuk mengatur waktu tidur yang cukup di malam hari. Hindari kebiasaan begadang sampai tengah malam. Dengan begitu, tubuh kamu bisa memperoleh waktu istirahat yang cukup dan bisa menjalankan setiap fungsinya dengan optimal.

10. Makan Teratur

Meskipun kelihatannya sepele, namun makan tepat waktu yang teratur bisa membantu menjaga metabolisme tubuhmu. Idealnya, tubuh kita harus makan beberapa kali dalam porsi yang kecil atau cemilan dengan interval sekitar 3 hingga 4 jam.

Apabila jam makan kita berantakan, seperti contohnya hanya makan sekali atau dua kali dalam porsi jumbo, maka akan membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lambat sehingga lemak pun meningkat. Maka dari itu, makan teratur merupakan salah satu cara memperbaiki metabolisme tubuh yang paling mudah.

Faktor yang Memengaruhi Metabolisme Tubuh

Aktivitas Fisik

Semakin tinggi aktivitas fisik yang kita lakukan, maka akan membuat banyak kalori terbakar yang juga berbanding lurus dengan tingkat metabolisme. Tidak perlu aktivitas-aktivitas berat seperti memanjat tebing atau lari maraton, dengan beraktivitas sehari-hari pun sudah cukup sebenarnya untuk membakar kalori. Misalnya seperti bersih-bersih rumah, naik-turun tangga, ataupun bepergian dengan berjalan kaki.

Suhu Tubuh

Selain faktor-faktor internal dari diri kita sendiri, metabolisme juga dapat dipengaruhi dari faktor eksternal seperti suhu di lingkungan sekitar kita. Apabila suhu terlalu dingin, maka otomatis tubuh kita akan reflek meningkatkan metabolisme dengan memanaskan tubuh. Tubuh dapat memanaskan dirinya sendiri dengan cara-cara seperti menggigil, sebab ketika kita menggigil maka otot-otot akan bergerak dengan sangat cepat untuk membakar energi..

Usia

Seiring dengan bertambahnya usia pada manusia, lemak yang ada di dalam tubuh juga ikut bertambah jumlahnya sedangkan otot yang ada akan semakin menyusut. Hal itu menyebabkan pembakaran kalori menjadi menurun karena lemak tidak dapat membakar kalori seperti halnya otot.

Jenis Kelamin dan Komposisi Tubuh

Laki-laki pada umumnya memiliki postur tubuh dan massa otot yang lebih besar daripada wanita. Dengan massa otot yang besar, maka akan semakin banyak energi yang terbakar saat kita bergerak. Hal itulah yang kemudian membuat tingkat metabolisme pria menjadi lebih tinggi daripada wanita, terlebih jika memiliki tubuh yang besar dan berotot.

Baca Juga: Diet Mayo VS Diet Karbo: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Nah, itulah tips yang bisa kamu praktikkan dalam upaya meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh. Upaya peningkatan metabolisme menjadi bagian penting dalam proses diet. Kamu bisa mendengarkannya secara lebih komprehensif dalam audiobook The Diet Compass melalui web player Noice.

Ingin mendengar konten audio menarik lebih banyak? Akses Noice di smartphone kamu dengan download aplikasi Noice di PlayStore maupun AppStore sekarang juga!

Ide Pokok “The Diet Compass”

Bas Kast