Cara Jadi MC – Kalau kamu pernah menjadi tamu sebuah acara, pastinya kamu sudah pernah melihat seorang emcee melakukan tugasnya. MC (singkatan dari Master of Ceremony) merupakan sebuah peran dalam sebuah pagelaran acara yang tugas dan kewajibannya adalah membawa acara agar seluruh kegiatan berlangsung sesuai dengan jadwal.

Jika kamu merasa memiliki bakat cakap, pandai berkomunikasi dan berimprovisasi, dan berani tampil didepan umum, mungkin saja kamu bisa menjadi emcee yang sukses. Mau tau caranya menjadi MC? Cek artikel di bawah ini.

Baca juga: Rekomendasi Podcast Self Improvement untuk Hidup yang Lebih Baik

Sebelumnya, MC itu apa, sih?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, MC atau Master of Ceremony memiliki arti seseorang yang bertugas sebagai pemandu acara. Tidak hanya memandu atau membawa acara, MC juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan acara berjalan sesuai dengan jadwal rundown yang sudah ditentukan oleh protokoler acara dan event organizer

Tugas MC

Pada intinya, tugas MC adalah membawa acara. Selagi membawa acara, MC juga dituntut untuk bisa memeriahkan acara namun juga tetap terkontrol. Maka dari itu, seorang MC harus pandai berimprovisasi, baik itu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang diluar naskah, mengomentari kata sambutan, memberikan hiburan kepada audiens, dan lain lain. 

Tak terkecuali bila ada bencana atau hal yang tidak diinginkan terjadi, MC harus dengan tenang bisa menginstruksikan tamu untuk mematuhi protokol keamanan yang berlaku. Misalnya bila ada dekorasi yang rusak dan jatuh, mic yang malfungsi dan memberikan feedback nyaring, dan lain sebagainya. 

Nggak cuma membawa acara, seorang MC juga harus bisa memotong tamu yang sedang berbicara secara sopan dan mulus, bila diperlukan agar acara dapat berjalan sesuai dengan jadwal. MC juga harus bisa membawa acara dengan transisi yang semulus mungkin antara kegiatan. 

Tugas utama MC lainnya adalah mempelajari acara secara lebih mendalam dari event organizer yang bersangkutan. MC harus mengetahui sponsor penting yang harus disebut, tamu kehormatan, serta orang-orang yang akan memberikan pidato atau kata sambutan. MC juga harus membuat agenda atau jadwal acara bila memang belum dipersiapkan oleh para event organizer. Setelah menyusun agenda, MC juga harus mempersiapkan intro untuk setiap tamu kehormatan, sponsor, atau pemberi pidato atau kata sambutan di acara tersebut. 

Jangan Keliru, Kenali Perbedaan MC vs. Pembawa Acara vs. Protokoler

Walau ketiganya seperti memiliki arti yang sama, sebetulnya masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Pada intinya, perbedaan antara MC, pembawa acara, vs protokoler ada di tingkat kewajiban dan tanggung jawab.

Berbeda dengan MC, pembawa acara pada umumnya tidak harus berimprovisasi. Pembawa acara hanya membacakan teks atau naskah yang sudah disiapkan.

Sedangkan protokoler memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Seorang protokoler memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh kelangsungan acara dari persiapan hingga penutup acara berjalan secara lancar. Tidak hanya memastikan acara berjalan sesuai dengan rundown dan jadwal sudah ditentukan, tetapi protokoler juga harus memastikan seluruh masalah teknis dan operasional acara berjalan dengan lancar.

Ciri-ciri dan skillset MC yang sukses

1. Kemampuan berimprovisasi

Seorang MC yang sukses mampu berimprovisasi untuk memastikan acara berjalan semulus mungkin dengan waktu yang terbatas. Kemampuan berimprovisasi diperlukan untuk memastikan transisi yang mulus antar kegiatan. 

MC juga harus mengantisipasi kejadian yang diluar dugaan, misalnya harus bisa menangani seorang tamu yang membuat kericuhan, menjaga kekhidmatan acara, maupun untuk menciptakan atmosfer yang menyenangkan. Tergantung dari acara, kamu juga harus bisa mengadaptasi dengan suasananya, apakah lebih formal atau lebih kasual. 

2. Kemampuan public speaking

Tentunya seorang MC yang handal harus mahir dalam public speaking. MC yang sukses harus bisa berbicara di depan umum dan berkomunikasi secara jelas, karismatik, agar bisa menciptakan suasana atau atmosfer acara yang menyenangkan, namun juga teratur. Tak hanya memberi komentar, seorang MC harus memiliki kemampuan presentasi yang baik agar bisa menjelaskan rundown kegiatan secara jelas kepada audiens.

3. Selera humor

Untuk menjadi MC yang sukses, kamu juga harus memiliki selera humor atau perangai/sifat yang easygoing. Seorang MC harus bisa memberikan hiburan pada audiens atau tamu acara, namun tetap sopan dan memberikan komentar yang masih appropriate atau pantas. 

Baca juga: Mengenal Apa itu Quarter Life Crisis dan Cara Mengatasinya

Bagaimana, tertarik untuk menjadi emcee acara? Kamu mungkin tertarik untuk mendengarkan cerita komika Gilang Gombloh yang menjadi MC dadakan bersama dengan Adjis Doaibu. Bisa kamu cek di podcast #RealMenTalk Eps 1: Dari Tongkrongan, Jadi Kenamaan

Kamu juga bisa menemukan topik seru lainnya dalam format podcast maupun audiobook dan audioseries. Tak hanya itu, kamu juga bisa streaming radio online secara gratis di Noice. Download aplikasinya sekarang juga di PlayStore dan AppStore!

Eps 1: Dari Tongkrongan, Jadi Kenamaan

#RealMenTalk dengan Adjis Doaibu